FPRM Kecam Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Media Rakyat Aceh

FPRM Kecam Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Media Rakyat Aceh

Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Nasruddin mengecam keras tindakan premanisme oknum pengawas proyek terhadap Wartawan Media Rakyat Aceh di Aceh Tengah baru baru ini.

Menurutnya, apapun alasan menjadi latar belakang dari tindakan ancaman terhadap wartawan tetaplah salah di depan hukum, dan ia meminta Kapolda Aceh untuk dapat memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

“Kejahatan terhadap insan Pers terkait pemberitaan seperti ini masih terus berulang di Aceh, apalagi ini terjadi di depan istri korban, jadi jangan sampai kasus ini makan korban yang lebih tragis lagi nantinya akibat trauma,” tegas Nasruddin kepada media PristiwaNews, Jum’at (12/11/2022).

Direktur FPRM menilai, Ini sangat konyol seorang pengawas proyek menyelasaikan masalah dengan cara -cara premanisme, seharusnya bila ada kekeliruan terhadap pemeberitaan diberikan hak jawab sesuai dengan undang-undang Pers.

Lanjut Direktur FPRM, Jurnalis ataupun wartawan merupakan seorang yang bergelut dalam pengumpulan data serta informasi dan penulis terhadap suatu informasi maupun berita, hadirnya jurnalis tentu memenuhi dan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi tiap waktu.

“Terlebih lagi era digital memudahkan para jurnalis untuk mengolah informasi maupun masyarakat yang mendapatkan informasi melalui media internet. Sehingga disusun dalam kebebasan pers yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang pers,” urai Nasruddin.

Selain itu Nasruddin meminta kepada perusahan konsultan pengawas proyek agar yang bersangkutan diberikan sanksi pemecatan agar menjadi efek jera, “Dikarenakan ini sudah melebihi kewenangan seorang pengawas proyek,” imbuhnya.

READ  Media Vietnam Sebut Ada Staff Timnas Indonesia U-22 yang Ditendang Berkali-kali

COMMENTS